Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia.
Apa Itu Perulangan di PHP? Jenis dan Contoh Penggunaannya

Apa Itu Perulangan di PHP? – Perulangan adalah salah satu konsep fundamental (dasar) dalam pemrograman yang harus dipahami. Dimana, dalam konsep perulangan ini memungkinkan kita untuk menjalankan blok kode secara berulang hingga kondisi tertentu terpenuhi. Ini sangat bermanfaat apabila ingin menampilkan banyak data sekaligus berulang-ulang.
Lalu, apa saja fungsi perulangan di PHP yang harus dipahami ketika belajar bahasa pemrograman PHP? Yuk! Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Apa Itu Perulangan di PHP?
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa perulangan adalah salah satu konsep dasar dalam pemrograman yang harus dipahami. Dimana, dalam konsep ini bertujuan untuk menjalankan blok kode secara berulang hingga kondisi tertentu terpenuhi. Sebagai contoh, di sini saya akan menampilkan 10 daftar mahasiswa sebagai berikut.
<ol>
<li>Mahasiswa-1</li>
<li>Mahasiswa-2</li>
<li>Mahasiswa-3</li>
<li>Mahasiswa-4</li>
<li>Mahasiswa-5</li>
<li>Mahasiswa-6</li>
<li>Mahasiswa-7</li>
<li>Mahasiswa-8</li>
<li>Mahasiswa-9</li>
<li>Mahasiswa-10</li>
</ol>Tidak ada yang salah jika Anda menampilkan data dengan cara di atas, namun akan menjadi masalah apabila data yang ditampilkan sudah banyak. Bayangkan saja, jika menggunakan cara manual di atas untuk menampilkan 1.000 data sekaligus, sangat melelahkan bukan? Coba kita bandingkan dengan cara singkat berikut.
<ol>
<?php
for($i = 1; $i <= 10; $i++) {
echo '<li>Mahasiswa-'.$i.'</li>';
}
?>
</ol>Kode PHP di atas akan menampilkan output yang sama dengan kode sebelumnya, namun penulisannya dinamis dan lebih ringkas. Pada kode di atas, silakan ubah angka 10 dengan jumlah yang diinginkan untuk melihat perbandingannya. Inilah fungsi dari perulangan di PHP yang awalnya sangat panjang menjadi lebih ringkas.
Jenis Perulangan di PHP
Perulangan di PHP digunakan untuk menjalankan serangkaian pernyataan secara berulang selama kondisi tertentu terpenuhi. Berikut adalah jenis-jenis perulangan di PHP beserta contoh penggunaannya.
1. for() Loop
for() loop adalah salah satu jenis perulangan di PHP yang digunakan untuk mengeksekusi blok kode secara berulang dengan jumlah iterasi yang sudah ditentukan sebelumnya. for() loop sangat berguna ketika kita tahu berapa kali perulangan harus dilakukan. Berikut format dasar penulisan for() loop di PHP.
for(inisialisasi; kondisi; perubahan) {
// Statement
}Penjelasan
- Inisialisasi – Tetapkan nilai awal perulangan dalam bentuk variable. Biasanya ditulis dalam bentuk $i = 0, $i = 1, dan seterusnya sesuai kondisi yang diinginkan.
- Kondisi – Menentukan kondisi yang harus bernilai true agar perulangan terus berjalan. Begitu kondisi menjadi false, perulangan akan berhenti. Biasanya ditulis dalam bentuk $i <= 10 dan seterusnya.
- Perubahan – Biasanya digunakan untuk memperbarui nilai variabel yang dikontrol oleh perulangan. Biasanya ditulis dalam bentuk $i++ dan seterusnya.
Agar lebih mudah dipahami aturan dasar penulisan perulangan for() di atas, berikut ini contoh penggunaan dari perulangan for() loop di PHP.
<?php
for($i = 1; $i <= 5; $i++) {
echo $i; // Output: 12345
}
?>Dengan for() loop, Anda dapat mengatur perulangan yang lebih efisien dan jelas berdasarkan kondisi yang ditentukan.
2. foreach() Loop
foreach() loop adalah jenis perulangan di PHP yang dapat digunakan untuk mengakses setiap elemen dalam array tanpa perlu mengetahui jumlah elemen atau menggunakan indeks secara manual. Ini memudahkan Anda untuk mengakses data dalam struktur yang bersifat koleksi seperti array atau objek. Berikut format dasar penulisan foreach() loop di PHP.
// Foreach tanpa key
foreach($array as $value) {
// Statement
}
// Foreach dengan key
foreach($array as $key => $value) {
// Statement
}Penjelasan
- $array – Isi dengan array yang akan digunakan dalam proses iterasi.
- $key – Isi dengan variabel yang menampung indeks atau kunci elemen saat ini.
- $value – Isi dengan variabel yang menampung nilai elemen saat ini dalam array pada setiap iterasi.
Seperti yang terlihat pada aturan di atas, foreach() loop memiliki dua jenis yaitu tanpa kunci elemen dan dengan elemen. Agar mudah dipahami, berikut adalah contoh penggunaan dari perulangan foreach() loop di PHP.
<?php
// Contoh tanpa kunci elemen
$angka = [1, 2, 3, 4, 5];
foreach($angka as $value) {
echo $value; // Output: 12345
}
// Contoh dengan kunci elemen
$mahasiswa = [
'Mahasiswa-01' => 'Afid Arifin',
'Mahasiswa-02' => 'Adib Niatno',
'Mahasiswa-03' => 'Alfi Nazilah'
];
foreach($mahasiswa as $key => $value) {
echo ''.$key.': '.$value.'<br/>';
/**
* OUTPUT-nya
* Mahasiswa-01: Afid Arifin
* Mahasiswa-02: Adib Niatno
* Mahasiswa-03: Alfi Nazilah
*/
}
?>foreach() loop sangat efektif digunakan saat Anda ingin mengulang elemen dalam array atau objek dengan cara yang lebih sederhana dan efisien dibandingkan menggunakan for() loop.
3. while() Loop
while() loop adalah jenis perulangan di PHP yang digunakan untuk menjalankan blok kode secara berulang selama kondisi tertentu bernilai true. Perulangan ini akan terus berjalan selama kondisi yang diberikan pada while() tetap terpenuhi. Begitu kondisi tersebut menjadi false, perulangan akan berhenti. Berikut format dasar penulisan while() loop di PHP.
while(kondisi) {
// Statement
}Penjelasan
- Kondisi – Sebuah ekspresi yang akan dievaluasi sebelum setiap iterasi. Jika kondisi bernilai true, perulangan akan terus berlanjut. Jika kondisi bernilai false, perulangan berhenti.
Pada blok Statement aturan di atas, akan dieksekusi selama kondisi yang diberikan bernilai true. Agar mudah dipahami, berikut adalah contoh penggunaan dari perulangan while loop di PHP.
<?php
$i = 1;
while($i <= 5) {
echo $i; // Output: 12345
$i++;
}
?>Secara umum, while() loop sangat berguna untuk perulangan yang tidak bergantung pada jumlah langkah yang pasti, melainkan pada kondisi yang berubah seiring waktu.
4. do while() Loop
do while() loop adalah jenis perulangan di PHP yang mirip dengan while(), namun memiliki perbedaan utama dalam cara evaluasi kondisi. Pada do while(), blok kode akan dijalankan minimal satu kali bahkan jika kondisi awal bernilai false.
Perbedaan ini menjadikan do while() lebih cocok untuk situasi di mana Anda ingin memastikan bahwa blok kode dijalankan setidaknya sekali, terlepas dari apakah kondisi sudah terpenuhi atau tidak. Berikut format dasar penulisan do while() loop di PHP.
do {
// Statement
} while(kondisi);Penjelasan
- Blok Statement – Kode Anda yang akan dieksekusi setidaknya satu kali.
- Kondisi – Setelah menjalankan blok Statement, kondisi akan dievaluasi. Jika kondisi bernilai true, perulangan akan dilanjutkan dan jika kondisi berniali false, maka perulangan akan berhenti.
Agar lebih mudah dipahami aturan dasar penulisan perulangan do while() di atas, berikut ini contoh penggunaan dari perulangan do while() loop di PHP.
<?php
$i = 1;
do {
echo $i; // Output: 12345
$i++;
} while($i <= 5);
?>Secara umum, do while() loop sangat berguna ketika Anda membutuhkan perulangan yang pasti dieksekusi setidaknya sekali, bahkan jika kondisi awal tidak memenuhi kriteria.
Penutup
for() loop cocok untuk iterasi dengan jumlah langkah yang pasti, foreach() loop lebih efisien dan sederhana untuk array atau objek, while() digunakan ketika perulangan tergantung pada kondisi yang berubah selama proses, dan do while() memastikan blok kode dijalankan setidaknya sekali bahkan jika kondisi awal tidak terpenuhi.
Demikian artikel pada kesempatan kali ini mengenai apa itu perulangan di PHP? Jenis dan contoh penggunaannya. Sekian dari saya dan semoga dapat bermanfaat bagi Anda yang sedang belajar bahasa pemrograman PHP.



