Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia.
Tutorial Membaca Isi File dengan Fungsi file_get_contents() di PHP

Fungsi file_get_contents() di PHP – Dalam dunia pengembangan web dengan PHP, sering kali kita perlu mengambil data dari sebuah file yang entah itu berupa file teks biasa, konfigurasi, atau bahkan konten dari situs lain. Untuk mempermudah tugas ini, PHP menyediakan fungsi file_get_contents() yang dapat kita gunakan.
Fungsi file_get_contents() di PHP ini dirancang untuk membaca seluruh isi file dan mengembalikannya sebagai string, sehingga sangat ideal digunakan dalam berbagai skenario, mulai dari pemrosesan data lokal hingga integrasi dengan layanan eksternal melalui URL seperti saat pemanggilan API (Application Programing Interface).
Aturan Dasar Penulisan
Setiap fungsi bawaan di PHP pasti memiliki aturan dasar penulisannya masing-masing, termasuk aturan dasar penulisan fungsi file_get_contents() di PHP sebagai berikut.
file_get_contents(string $filename, bool $use_include_path = false, resource $context = ?, int $offset = 0, int $length = ?): string|falsePenjelasan
- $filename – Parameter ini bersifat wajib diisi dengan path atau URL file yang ingin dibaca isinya.
- $use_include_path – Bersifat opsional yang dapat diisi dengan nilai boolean. Defaultnya bernilai false dan apabila diisi dengan true, maka file juga akan dicari di include_path.
- $context – Parameter ini juga bersifat opsional yang berfungsi untuk mengubah opsi stream, seperti header HTTP.
- $offset – Bersifat opsional juga yang digunakan untuk menentukan posisi awal membaca file.
- $length – Parameter terakhir ini digunakan untuk menentukan jumlah byte yang akan dibaca.
Dari kelima parameter yang telah dijelaskan di atas, hanya satu parameter yang bersifat wajib diisi yaitu $filename. Sisanya bersifat opsional tergantung kondisi penggunaan Anda.
Contoh Penggunaan file_get_contents() di PHP
Apa yang dilakukan oleh fungsi file_get_contents() dalam PHP? Di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Membaca File Lokal
Saya asumsikan Anda memiliki file di lokal, katakanlah file TXT dengan nama data.txt yang isinya sebagai berikut.
Halo, ini adalah isi dari file data.txtUntuk membaca isi dari file lokal tersebut dapat menggunakan fungsi file_get_contents() sebagai berikut.
<?php
$isi = file_get_contents('data.txt');
echo $isi;
?>Silakan jalankan perintah tersebut, jika berhasil maka output di browser akan menampilkan isi dari file data.txt berupa string “Halo, ini adalah isi dari file data.txt“.
2. Membaca File URL
Misalnya, kita akan membaca isi file URL beranda dari blog ini yaitu https://www.afidarifin.com, maka dapat menggunakan fungsi file_get_contents() sebagai berikut.
<?php
$isi = file_get_contents('https://www.afidarifin.com');
echo $isi;
?>Jika Anda menjalankan kode di atas, maka output di browser akan menampilkan halaman beranda blog ini. Mengapa? Karena fungsi file_get_contents() secara otomatis akan membaca struktur HTML yang notabennya dapat langsung dijalankan di browser apapun.

Kurang lebih struktur HTML yang dibaca oleh fungsi file_get_contents() di PHP seperti gambar di atas. Sebagai eksperimen untuk melihat perbedaanya, silakan ganti URL dengan URL lain yang diinginkan.
3. Membaca Sebagian Isi File
Selain dapat membaca seluruh isi file, fungsi file_get_contents() di PHP juga dapat membaca sebagian dari isi file. Saya asumsikan Anda memiliki sebuah file TXT dengan nama belajar.txt yang isinya sebagai berikut.
Belajar PHP itu menyenangkan dan bermanfaat.Mari kita ambil sebagian isi dari file belajar.txt dan menampilkan output berupa string atau teks PHP itu menyenangkan. Nah, kita dapat melakukannya dengan potongan kode berikut.
<?php
$bagian = file_get_contents('belajar.txt', false, null, 8, 21);
echo $bagian;
?>Pada contoh kode PHP di atas, isi file dibaca mulai dari byte ke-8 yaitu huruf P dalam kata PHP. Kemudian membaca 21 karakter berikutnya. Sehingga, ketika dijalankan akan menghasilkan output yang kita tetapkan sebelumnya yaitu PHP itu menyenangkan.
Penutup
Fungsi file_get_contents() di PHP adalah salah satu alat penting yang sangat berguna untuk membaca data dari file maupun URL dengan cara yang sederhana dan efisien. Selain itu, fungsi ini juga dapat dikombinasikan dengan fungsi move_uploaded_file() dalam penanganan file sistem yang lebih lanjut.
Demikian artikel pada kesempatan kali ini mengenai tutorial membaca isi file dengan fungsi file_get_contents() di PHP. Sekian dan semoga bermanfaat.



