Sekilas Perbedaan VPS Biasa dengan NAT VPS yang Perlu Diketahui

Perbedaan VPS Biasa dengan NAT VPSVirtual Private Server (VPS) adalah salah satu jenis hosting yang secara teknis hampir sama dengan cloud hosting yang memberikan resource khusus tanpa terganggu dengan pengguna lain dalam satu server yang sama. Sehingga kontrol yang diberikan juga lebih luas dibandingkan shared hosting dan cloud hosting.

Umumnya, harga sewa VPS terbilang mahal karena menggunakan IPv4 yang saat ini sudah semakin langka dan belum meluasnya provider yang mendukung IPv6. Oleh karena itu, muncul alternatif NAT VPS yang jauh lebih murah dengan spesifikasi yang hampir sama. Lalu, apa itu NAT VPS dan apa bedanya dengan VPS biasa? Yuk! kita bahas.

Apa Itu NAT VPS?

NAT VPS (Network Address Translation Virtual Private Server) adalah salah satu jenis hosting yang menggunakan metode NAT yang bertujuan untuk membagi satu alamat IPv4 publik ke beberapa VPS sekaligus dan memberikan port yang berbeda-beda untuk setiap pengguna. Inilah yang menyebakan NAT VPS lebih murah dari VPS biasa.

Meskipun murah, spesifikasi NAT VPS dengan VPS biasa hampir tidak ada bedanya. Kita juga diberikan akses ke root seperti biasa, install OS, install panel, dan semua hal yang biasa kita dapatkan pada VPS normal pada umumnya.

Perbedaan VPS Biasa dengan NAT VPS

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli NAT VPS, berikut ini adalah beberapa perbedaan dari VPS biasa dengan NAT VPS yang perlu Anda ketahui agar tidak menyesal di kemudian hari.

1. Harga Sewa

Perbedaan VPS biasa dengan NAT VPS itu bisa kita lihat dari segi harga sewanya. Untuk VPS biasa, harga sewa berkisar mulai dari ratusan ribu bahkan ada yang jutaan rupiah per bulan. Berbeda dengan NAT VPS yang jauh lebih murah, harga sewa berkisar dari puluhan ribu hingga ratusan ribu per bulan.

Baca Juga:  Tutorial Cara Setting Name Server Domain ke Hosting Sendiri

Meskipun harganya sangat jauh berbeda, dari spesifikasi VPS yang diberikan sebenarnya tidak jauh berbeda antaranya kedua. Hanya saja, pada VPS biasa kita diberikan satu IPv4 publik yang dapat dipakai sepenuhnya sedangkan NAT VPS harus berbagi IPV4 publik bersama pengguna lain dengan port berbeda.

2. Konfigurasi Lebih Rumit

Saya akui, dari segi kemudahan konfigurasi, VPS biasa jauh lebih mudah dibandingkan dengan NAT VPS. Pada NAT VPS, kita perlu melakukan banyak sekali hal yang biasanya tidak kita lakukan pada VPS biasa. Salahnya satunya adalah port forwarding, ini sangat rumit bahkan untuk yang pernah mengoperasikan VPS sekalipun.

Fungsi port forwarding ini kurang lebihnya agar IPv4 yang Anda dapatkan dapat diakses secara publik dengan port yang ditentukan, misalnya http://45.13.80.35:12345 dan seterusnya. Sedangkan, untuk VPS biasa kita tidak perlu repot-repot untuk melakukan port forwarding karena IPv4 publik di VPS biasa dapat langsung diakses tanpa konfigurasi tambahan.

3. Stabilitas dan Kompatibilitas

Pada VPS biasa, hampir semua aplikasi dan layanan internet dapat berjalan tanpa hambatan karena server memiliki akses jaringan langsung dengan IP publik sendiri. Banyak layanan seperti panel hosting, mail server, game server, hingga layanan keamanan biasanya lebih kompatibel dan minim kendala. Sedangkan pada NAT VPS, beberapa layanan bisa mengalami masalah kompatibilitas karena berada di balik NAT.

Contohnya, beberapa aplikasi membutuhkan koneksi inbound langsung, port tertentu, atau verifikasi IP publik unik. Akibatnya, pengguna NAT VPS terkadang harus melakukan konfigurasi tambahan. Karena itu, NAT VPS lebih cocok untuk kebutuhan ringan seperti belajar Linux, atau hosting sederhana, bukan untuk layanan produksi yang kompleks.

Penutup

Baik VPS biasa dengan NAT VPS sama-sama dapat digunakan untuk menjalakan server. VPS biasa menawarkan IP publik penuh, konfigurasi yang lebih mudah, serta kompatibilitas yang lebih luas untuk berbagai layanan internet. Sementara itu, NAT VPS hadir sebagai alternatif murah dengan konsekuensi adanya keterbatasan jaringan dan kebutuhan konfigurasi tambahan seperti port forwarding.

Baca Juga:  Apa itu Domain? Pengertian Domain serta Jenis-Jenisnya

Demikian artikel pada kesempatan kali ini mengenai perbedaan VPS biasa dengan NAT VPS yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk membeli NAT VPS. Sekian dan semoga dapat bermanfaat.

Bagikan Ke

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *